Aplikasi Bareksa vs Bibit, Ini Perbandingannya

Bareksa dan Bibit merupakan dua aplikasi yang fokus dibidang investasi reksadana secara online yang cukup populer digunakan masyarakat melalui gadget. Anda harus tahu perbedaan Bareksa dan Bibit untuk menentukan siapakah yang paling unggul antara aplikasi Bareksa vs Bibit.

Bareksa dan Bibit merupakan dua aplikasi yang fokus dibidang investasi reksadana secara online yang cukup populer digunakan masyarakat melalui gadget. Anda harus tahu perbedaan Bareksa dan Bibit untuk menentukan siapakah yang paling unggul antara aplikasi Bareksa vs Bibit.

Untuk itulah, pada pembahasan kali ini akan dipaparkan perbandingan Bareksa dan Bibit berdasarkan review kelebihan dan kekurangan dari platform masing-masing. Setelah mengetahui plus minus nya, maka kita bisa tahu yang terbaik antara aplikasi Bareksa vs Bibit.

Perbandingan Bareksa dan Bibit

Langsung saja, ini dia penjelasan dari Bareksa dan Bibit beserta keunggulan dan kekurangannya yang bisa dijadikan bahan perbandingan.

1. Review Bareksa

Bareksa adalah aplikasi di bawah naungan PT Bareksa Portal Investasi yang berdiri sejak 17 Februari 2013. Keunggulan Bareksa adalah menawarkan berbagai macam pilihan dari produk atau instrumen investasi yakni reksadana, SBN, emas dan umroh.

Bareksa ini juga melayani data dan alat investasi, memiliki komunitas investor, juga dilengkapi dengan berita dan analisis. Bareksa ini sudah beroperasi hampir 10 tahun dan telah terbukti menjadi platform yang amanah dan bisa menjaga kepercayaan lebih dari 2,5 juta investor.

Keunggulan dari bareksa sendiri bisa dijabarkan berikut ini:

  • Aman dan Legal karena sudah diawasi dan terdaftar pada Otoritas Jasa Keuangan. Bareksa juga mempunyai lisensi APERD. Uang yang ada di Bareksa juga disimpan pada lembaga keuangan ketiga yakni bank kustodian.
  • Memiliki Ragam Instrumen Investasi yakni lebih dari 150 produk reksadana, robo advisor, emas, SBN, dan tabungan umroh.
  • Minimum Investasi sangat terjangkau yakni hanya Rp 10 ribu saja dimana bisa dilakukan dengan berbagai e-wallet dan bank transfer.
  • Registrasi Online dalam Hitungan Menit tanpa dokumen fisik.

Sementara itu, untuk kekurangan aplikasi ini yakni tidak terkoneksi dengan sekuritas saham, belum bisa fitur atodebet dari e-money, transaksi tidak gratis/dibebankan komisi, dan informasi pada FAQ/pusat bantuan cukup terbatas.

2. Review Bibit

Bibit menjadi aplikasi investasi reksadana yang dilakukan secara online. Bibit mempunyai algoritma yang memudahkan Anda mendapatkan rekomendasi pilihan reksadana terbaik. Dengan Bibit, Anda sebagai pemula pun bisa berinvestasi sesuai manajer investasi.

Adapun kelebihan dari aplikasi Bibit ialah sebagai berikut:

  • Aman dan Mendapatkan Izin OJK melalui adanya lisensi APERD resmi dari Kominfo dan OJK. Dana investor juga dikelola oleh perusahaan lisensi OJK yang disimpan pada Bank Kustodian.
  • Mudah Digunakan Pemula karena calon nasabah bisa mengisi profil risiko sehingga sistem Bibit bisa memberikan rekomendasi terkait jenis reksadana yang paling sesuai dengan tujuan keuangan Anda, target yang dicapai, juga profil risiko.
  • Biaya Komisi Gratis sehingga seluruh pembelian pada Bibit tidak terpotong transaksi. Hal ini bertujuan agar keuntungan yang diperoleh bisa lebih tinggi.
  • Adanya Fitur Autodebet dari Gopay sehingga Anda dapat rutin melakukan investasi sesuai manajemen waktu yang Anda inginkan. Nasabah bisa menyambungkan Bibit pada Gopay secara otomatis agar investasi lebih konsisten.

Kelemahan dari Bibit yakni hanya menyediakan pilihan instrumen investasi yang terbatas, kemudian reksadana memiliki minimum pembelian yakni Rp 100.000, hanya beberapa reksadana yang bisa minimum investasi Rp 10.000.

Bibit juga memiliki tampilan website yang rumit sehingga kurang user friendly untuk pemula. Pencairan pada Bibit juga belum bisa dilakukan pada hari yang sama.

3. Hasi Perbandingan

Dari hasil perbandingan yang telah dilakukan, dapat dilihat bahwa Bareksa lebih unggul karena mempunyai pilihan instrumen investasi yang lebih lengkap yakni reksadana, SBN, emas dan umroh. Sementara pada Bibit hanya terdapat investasi reksadana saja.

Pada aplikasi Bareksa pun memungkinkan minimum investasi hanya mulai Rp 10 ribu rupiah saja. Sedangkan pada Bibit modal investasi cukup besar yakni minimum Rp 100.000. namun, keunggulan Bibit bagi pemula ialah bisa autodebet dari Gopay dan komisi fee gratis.

Nah, itulah penjelasan Nendatekno mengenai perbandingan aplikasi Bareksa vs Bibit. Kira-kira, mana nih yang lebih cocok untuk berinvestasi?